Mahasiswa S1 Keperawatan FK UNESA Tingkatkan Kapasitas Fasilitator SPAB melalui Pelatihan Water Rescue
Surabaya, 5 September 2026 — Mahasiswa Program Studi S1 Keperawatan, Fakultas Kedokteran, Universitas Negeri Surabaya (FK UNESA) turut berpartisipasi dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas Fasilitator Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) dengan tema “SPAB Water Rescue: Build Skills, Save Lives”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 5 September 2026, pukul 08.00–12.00 WIB, bertempat di Politeknik Pelayaran Surabaya (Poltekpel Surabaya).
Kegiatan peningkatan kapasitas tersebut diselenggarakan oleh Sekber Relawan Penanggulangan Bencana (SRPB) Jawa Timur sebagai bagian dari upaya memperkuat kompetensi dan kesiapsiagaan fasilitator SPAB dalam menghadapi kondisi kedaruratan, khususnya yang berkaitan dengan bencana dan kecelakaan di lingkungan perairan.
Melalui kegiatan water rescue, peserta mendapatkan pembekalan keterampilan praktis yang meliputi pertolongan dan penyelamatan di air, pengenalan serta penggunaan alat keselamatan, teknik dasar pertolongan pertama pada korban bencana air, serta peningkatan kesiapsiagaan menghadapi kondisi kedaruratan di lingkungan satuan pendidikan.
Keikutsertaan mahasiswa S1 Keperawatan dalam kegiatan ini menjadi bagian penting dalam penguatan kompetensi mahasiswa di bidang kegawatdaruratan, pertolongan pertama, keselamatan, dan kesiapsiagaan bencana. Kompetensi tersebut relevan dengan peran tenaga keperawatan dalam memberikan respons awal pada kondisi kedaruratan serta mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang aman dan tangguh terhadap bencana.
Lima mahasiswa S1 Keperawatan FK UNESA yang mendapatkan tugas untuk mengikuti kegiatan ini adalah Akhmad Satrio Firnando, Marida Najwa Ariyani, Dzakiyatul Abdillah Ayu Nur Harits, Dimas Audy Kusnad, dan Henry Java Perwira.
Kegiatan SPAB Water Rescue diharapkan tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis peserta, tetapi juga memperkuat jejaring dan kolaborasi dalam membangun budaya kesiapsiagaan bencana di lingkungan satuan pendidikan. Dengan keterampilan yang memadai, fasilitator SPAB diharapkan mampu menjadi bagian dari sistem respons awal yang efektif ketika terjadi kondisi kedaruratan.
Melalui kegiatan ini, FK UNESA dan Prodi S1 Keperawatan terus mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam bidang keselamatan, kesehatan, kegawatdaruratan, dan penanggulangan bencana.