Gaya Hidup Aktif, Cegah Penyakit Kronis Sejak Dini
Gaya hidup aktif menjadi salah satu kunci penting dalam menjaga kesehatan dan mencegah berbagai penyakit kronis. Aktivitas fisik teratur, seperti berjalan kaki, bersepeda, atau melakukan senam ringan, terbukti mampu meningkatkan kebugaran, memperkuat daya tahan tubuh, serta menurunkan risiko penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, dan penyakit jantung.
Program Studi Keperawatan, FK Unesa menekankan pentingnya kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjadikan olahraga sebagai bagian dari rutinitas sehari-hari. Tidak harus dengan latihan berat, cukup dengan 30 menit aktivitas fisik sedang setiap hari sudah memberikan manfaat besar bagi kesehatan.
Menurut systematic review yang diterbitkan di BMC Public Health (2024), orang dewasa dengan obesitas yang menjalankan aktivitas fisik moderat hingga tinggi memiliki risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular lebih rendah hingga 24% dibandingkan dengan mereka yang kurang aktif. Hasil analisis juga menunjukkan bahwa gaya hidup aktif dapat menurunkan risiko kematian akibat segala penyebab sebesar 21%.
Hal senada ditegaskan dalam tinjauan ilmiah yang dipublikasikan di Preventive Medicine Reports (2024). Studi tersebut menemukan bahwa aktivitas fisik berhubungan dengan penurunan tekanan darah hingga 19%, penurunan risiko diabetes sebesar 14–28%, serta penurunan kadar kolesterol jahat (LDL) sekitar 3%. Aktivitas fisik juga terbukti berperan dalam menjaga kepadatan tulang dan mencegah osteoporosis.
Selain itu, pola hidup aktif juga perlu diimbangi dengan istirahat cukup, pengelolaan stres, dan pola makan seimbang. Dengan konsistensi dalam menjalankan gaya hidup sehat, masyarakat dapat menikmati kualitas hidup yang lebih baik sekaligus mencegah munculnya penyakit kronis sejak dini.