Teori Betty Newman : System Model
1. Bioghrafi Betty Neuman
Betty Neuman lahir tahun 1924 di Ohio, Amerika Serikat. Latar belakangnya di lingkungan sederhana membuatnya memiliki rasa empati tinggi terhadap orang lain. Ia lulus dari Peoples Hospital School of Nursing, Akron (1947), lalu melanjutkan pendidikan di University of California, Los Angeles (UCLA) dan meraih gelar sarjana di bidang kesehatan masyarakat dan psikologi (1957) serta magister konsultasi kesehatan mental (1966).
Pada tahun 1985, Neuman memperoleh gelar doktor psikologi klinis dari Pacific Western University. Ia dikenal sebagai perintis perawat dalam bidang kesehatan mental, serta mengembangkan peran perawat konselor di pusat krisis komunitas di Los Angeles bersama Donna Aquilina.
Neuman kemudian menciptakan Neuman Systems Model pada awal 1970-an, yang menjadi dasar penting dalam pendidikan dan praktik keperawatan modern. Ia juga aktif menulis, mengajar, dan menjadi konsultan keperawatan di tingkat nasional maupun internasional.
2. Teori Betty Neuman
Manusia sebagai Sistem Terbuka. Neuman melihat manusia sebagai sistem terbuka yang terus-menerus berinteraksi dengan lingkungan internal dan eksternal. Sistem ini dapat terganggu oleh stresor dan harus dilindungi untuk menjaga kestabilan.
a. Komponen Sistem
Terdapat lima variabel utama yang saling berinteraksi:
• Fisiologis: fungsi tubuh dan proses biologis
• Psikologis: proses mental dan emosional
• Sosiokultural: peran sosial dan budaya
• Perkembangan: pertumbuhan dan perkembangan individu
• Spiritual: nilai-nilai kepercayaan dan makna hidup
b. Stresor
Stresor adalah segala sesuatu yang berpotensi mengganggu stabilitas sistem. Dikelompokkan menjadi tiga:
• Intra-personal: berasal dari dalam diri (misalnya kecemasan)
• Inter-personal: berasal dari hubungan antarindividu (misalnya konflik)
• Ekstra-personal: berasal dari lingkungan (misalnya bencana alam, ekonomi)
c. Lini Pertahanan dan Resistensi
• Flexible Line of Defense: Garis pertahanan paling luar, bersifat dinamis dan berubah-ubah.
• Normal Line of Defense: Garis pertahanan stabil yang mencerminkan kondisi kesehatan biasa.
• Lines of Resistance: Mekanisme internal yang aktif ketika stresor melewati garis pertahanan normal.
3. Paradigma Keperawatan Betty Neuman
1. Manusia (system Klien)
Manusia dalam model Neuman adalah sistem terbuka yang terus berinteraksi dengan stresor internal dan eksternal, mengalami perubahan menuju keseimbangan atau gangguan kesehatan. Sistem klien bisa berupa individu hingga masyarakat, dan model ini fleksibel untuk berbagai tingkat asuhan keperawatan.
2. Lingkungan
Lingkungan adalah keseluruhan kekuatan internal dan eksternal yang melingkupi klien, dan merupakan bagian integral dari fungsi sistem. Lingkungan dalam model Neuman terdiri dari 3 jenis :
• Lingkungan internal, yaitu stresor dari dalam diri klien seperti kondisi psikologis dan fisiologis
• lingkungan eksternal, yaitu stresor dari luar seperti keluarga, komunitas, dan kebijakan sosial
• lingkungan yang diciptakan, yaitu persepsi dan keyakinan klien yang berfungsi sebagai penyangga untuk menghadapi stres.
3. Kesehatan
kesehatan didefinisikan sebagai tingkat stabilitas sistem dan dipandang sebagai kontinum dari kondisi sehat hingga sakit. Model Sistem Neuman bukan sekadar ketiadaan penyakit, melainkan posisi klien dalam spektrum sehat-sakit pada setiap titik waktu. Tindakan keperawatan dalam model ini bertujuan untuk mengarahkan klien menuju spektrum sehat dengan memperkuat pertahanan dan mengurangi stresor.
4. Perawatan
Neuman mendefinisikan peran keperawatan sebagai perawatan bagi seluruh manusia. Tujuan utama keperawatan adalah membantu sistem beradaptasi, menyesuaikan diri, dan memulihkan diri setelah stres , guna menjaga stabilitas optimal sistem klien. Karena model ini bersifat holistik, perawat mempertimbangkan kelima variabel klien dalam rencana perawatan dan berupaya menghemat energi klien dengan mengurangi tuntutan (stresor) yang membebani sistem.
4. Aplikasi Praktik Keperawatan Betty Neuman
a) Fokus Aplikasi
model sistem neuman banyak digunakan dalam praktik keperawatan untuk:
• Pelayanan individu,keluarga,kelompok,komunitas
• Perawatan di berbagai tatanan : rumah sakit, puskesmas, rumah, komunitas, hingga organisasi
• Penyusunan asuhan keperawatan dan pembuatan kebijakan,SOP,hingga pendidikan keperawatan dan penelitian
b) Prinsip Inti dalam Praktik
Model ini juga membantu:
• Melakukan pengkajian holistik pada klien dengan melihat kelima variabel (fisik, psikologis, sosiokultural, perkembangan, spiritual)
• Menganalisa potensi dan risiko pada stresor dari berbagai level (intrapersonal, interpersonal, ekstrapersonal)
• Menentukan tiga tingkat pencegahan/intervensi: Primer, Sekunder, Tersier
• Menyesuaikan tindakan berdasarkan stabilitas/ketahanan sistem klien)
c) Langkah Aplikasi Dalam Praktik Asuhan Keperawatan
1. Pengkajian
• identifikasi variabel klien secara holistic
• Kaji sumber stresor pada tiga level
• kaji garis pertahanan klien (flexible,normal,resistance)
• Catat reaksi klien terhadap stresor dan stabilitas system
2. Diagnosis dan Perencanaan
• Formulasikan masalah berdasarkan reaksi sistem klien terhadap stressor
• Tentukan Prioritas
• Rencanakan intervensi untuk mencegah atau menurunkan efek stressor
3. Implementasi Intervensi
• Prevensi primer: promosi gaya hidup sehat,edukasi,vaksinasi
• Prevensi Sekunder : Deteksi dini masalah, pengobatan, pengawasan reaksi atau gejala akibat stressor
• Prevensi tersier: rehabilitasi,mempertahankan stabilitas,prevensi disfungsi lanjut
4. Evaluasi
• pantau apakah intervensi dapat mempertahankan atau mengembalikan kesetimbangan sistem klien
5. Pemberdayaan dan Kalaborasi
• kolaborasi dengan keluarga,komunitas,dan tenaga kesehatan lain
• Model ini digunakan pula untuk mengedukasi pasien,pelatihan care giver,dan pengembangan keperawatan giudeline berbasis risiko stressor
d) Penerapan Praktik Model Neuman
• Banyak digunakan dalam skrining risiko di pelayanan primer
• Digunakan dalam perawatan pasien kronis,pencegahan kekambuhan,pencegahan sekunder dan tersier pada pasien stroke,diabetes,dan penyakit kronis lain
• Efektif untuk advokasi sosial dan sistem rujukan praktik keperawatan berbasis keluarga dan komunitas .
oleh: