TEORI TOKOH KEPERAWATAN VIRGINIA HENDERSON
Latar Belakang Virginia Henderson
Virginia Avenel Henderson (1897–1996) dianggap sebagai salah satu tokoh paling signifikan dalam dasar disiplin keperawatan. Pendidikan formalnya dimulai di Sekolah Keperawatan Angkatan Darat pada awal abad ke-20, suatu periode di mana profesi keperawatan masih sangat dipengaruhi oleh model medis. Pengalaman klinisnya yang luas dan keterlibatannya dalam pendidikan perawat membentuk minatnya untuk mengubah model keperawatan. Dia memandang perawat tidak hanya sebagai pelaksana perintah dokter tetapi juga memiliki peran otonom dalam membantu individu mencapai kemandirian dalam memenuhi kebutuhan dasar. Perspektif ini menjadi landasan bagi konsep 14 Kebutuhan Dasar dan memberinya reputasi sebagai “First Lady of Nursing”.
Aspek-Aspek Teori Virginia Henderson
1. Bernapas secara normal: Fokus pada pemenuhan oksigenasi yang adekuat sebagai dasar fungsi biologis.
2. Makan dan minum dengan cukup: Menjamin kebutuhan nutrisi dan cairan terpenuhi sesuai kondisi fisiologis individu.
3. Eliminasi tubuh secara optimal: Mengatur proses eliminasi urine dan feses secara normal, serta mencegah komplikasi.
4. Bergerak dan mempertahankan postur tubuh yang sesuai: Menunjang mobilitas untuk mempertahankan fungsi otot-rangka dan kemandirian aktivitas.
5. Istirahat dan tidur yang memadai: Menjaga kualitas tidur sebagai bagian dari pemulihan fisiologis dan kesehatan mental.
6. Memilih pakaian yang sesuai memakai dan melepas pakaian sendiri: Kemandirian dalam berpakaian mencerminkan kemampuan fungsional dan integritas diri.
7. Menjaga suhu tubuh dalam batas normal: Regulasi suhu melalui lingkungan dan perilaku adaptif, termasuk kebersihan dan pakaian.
8. Menjaga kebersihan tubuh dan tampil rapi: Kebutuhan higiene sebagai bagian dari kesehatan fisik, kenyamanan, dan harga diri.
9. Menghindari bahaya lingkungan dan mencegah mencederai orang lain: Menjamin keamanan fisik, perlindungan diri, serta menghindari risiko cedera.
10. Berkomunikasi untuk mengekspresikan kebutuhan, emosi, dan opini: Interaksi verbal maupun nonverbal untuk mempertahankan hubungan sosial dan psikologis.
11. Beribadah atau memenuhi kebutuhan spiritual sesuai keyakinan: Mempertahankan keseimbangan spiritual sebagai bagian dari kesehatan holistik.
12. Bekerja sesuai minat dan kemampuan: Kegiatan produktif yang memberi makna, menjaga identitas diri, dan mendukung kesehatan mental.
13. Bermain dan berekreasi: Aktivitas rekreatif untuk memelihara keseimbangan emosional dan kualitas hidup.
14. Belajar dan menggunakan sumber informasi untuk kesehatan: Edukasi dan kemampuan belajar sebagai faktor penting dalam mempertahankan kemandirian.
Paradigma berdasarkan Teori Virginia Henderson
Paradigma keperawatan menurut teori Henderson terdiri dari empat komponen:
a. Manusia sebagai individu yang memiliki kebutuhan asli. Salah satu kebutuhan sehat.
b. Lingkungan yang memiliki ruang dan tidak ruang, yang bersifat psiko dan juga sosial, sebagai karatasi pendant dan pembangunan kebutuhan.
c. Salah satu keadaan yang otonom, oleh karena itu sehat adalah individu yang mampu menjalankan semua gerak dalam kegiatan sehari-hari tanpa ada ketergantungan.
d. Keperawatan sebagai upaya profesional dalam membantu individu yang tidak mampu melaksanakan kegiatan yang esensial untuk sehat, sembuh, dan meninggal dengan martabat.
Contoh Aplikasi Soal
Kasus: Ny. S, 60 tahun, didiagnosis Gastroesophageal Reflux Disease (GERD). Pasien mengeluh nyeri pada lambung, sulit tidur, susah bergerak, dan mual saat makan. Dari pasien tidak dapat makan dan minum sendiri, kesulitan untuk bergerak dan mempertahankan postur tubuh, mengalami gangguan istirahat dan tidur. Pertanyaan: Berdasarkan teori 14 kebutuhan dasar Virginia Henderson, bagaimana perawat dapat membantu pasien agar kembali mandiri dalam memenuhi kebutuhannya?
Jawaban:
Upaya Perawat sesuai teori Virginia Henderson yakni membantu pasien dalam memenuhi makan dan minum, berdasarkan kasus pasien merasa mual maka sebagai perawat dapat memberikan intervensi pemberian makan sedikit2 tapi sering, makanan dalam keadaan hangat dan minum air hangat, kemudian, membantu pasien untuk posisi miring kanan dan kiri agar tidak terjadi luka tekan, dan mengajarkan teknik relaksasi dan posisi tidur nyaman untuk meningkatkan istirahat. Secara bertahap mendorong pasien kembali mandiri dalam memenuhi kebutuhan makan, tidur, dan aktivitas sehari-hari.
DAFTAR PUSTAKA
Aurellia Borsalino, S. P. N., & Balqis, U. M. (2023). Penerapan teori Virginia Henderson pada pasien Gastroesophageal Reflux Disease. Jurnal Lentera, 6(1), 1–5.
Henderson, V. (1955). Textbook of the Principles and Practice of Nursing. Macmillan.
Henderson, V. (1960). Basic Principles of Nursing Care. International Council of Nurses.
Henderson, V. (1966). The Nature of Nursing: A Definition and Its Implications for Practice, Research, and Education. Macmillan.
Created by:
1. Marida Najwa Ariyani, NIM:25101844017
2. Deva Melly Fadilla Putri, NIM : 25101844035
3. Dzakiatul Abdilah Ayu N. H, NIM : 25101844016
4. Sherin Nathasya Anjani, NIM : 25101844024
Editor: Ns. Risyda Zakiyah Hanim